Minggu, 21 Februari 2016

EDISI "JOMBLO"

Cieeee,,,, Yang tahun baruannya uda kelewat jauh, tapi masih aja jomblo… hehe

yaudah Resolusi tahun ini dapat pacar deh, biar gak jomblo teruss... heuheu

     Okayy,, Sadar banget, usiaku saat ini menjadi sasaran empuk bagi setiap teman,sahabat, saudara dan tetangga, untuk mengusikku dengan pertanyaan “kapan nikah?” atau bahasa jawa nya adalah “wes ndang-ndang nduk ”, hehe dan kalo sama teman bahasanya lebih gaul lagi nih,, “eh sama siapa sekarang?”. aduhhh segitunya ya,, tapi Gak papalah terima aja pertanyaan2 itu... L

     Beda lagi dengan  orang tua yang uda ogah basa basi lagii... “jadi kapan bawa teman laki2nya ke rumah???” hiks, kalian pernah di gituin,, seyumin aja sembari bilang,, sabarrr ya bapak2 ibu2... sabarrrrrrrr hahaha

   Daaan momen paling mendebarkan adalah saat menghadiri pernikahan teman,  momen yang satu ini pasti tidak akan terlepas dari pembahasan seputar  pasangan dan pernikahan. Ketika satu persatu teman-temanku sudah menemukan pasangan hidupnya, apalah daya cuma bisa ikutan nimbrung seru sok sok an paham, yaahhhh barang kali ada pelajaran yang bisa di petik dari mereka yang sudah menikah… hehehe

tapi saya senang ending dari momok pertanyaan-pertanyaan itu ternyata ada do’a yang terucap tulus dari mereka semua. “semoga cepat ketemu jodohnya ya”  tersenyum haru (Amiiiiin) J

***^_^***

      Baiklah, aku sedang menikmati fase dimana aku  berada di dunia kerja selepas lulus kuliyah, merasakan yang namanya nerima gaji,hunting makanan pakek uang sendiri, beli baju pkek uang sendiri, beliin makanan orang rumah pakek uang sendiri, di kejar deadline di kantor, akhir bulan bisa sampai pulang telat, biar lelah dan kadang bikin muram durja tapi itu seru, seru banget. Meskipun seperti itu tidak menutup diri dalam ikhtiar soal “Jodoh”.  Apa aku tidak pernah pacaran?? oooh sangat pernah, terus kenapa sekarang tidak pacaran? kuq bisa ya jomblo terus-terusan?? lahh...memangnya kenapa?? Jomblo kan bukan penyakit, jomblo bukan virus yang berbahaya, dan jomblo juga bukan sejenis Sianida (wkwkwkwk alibi)

       Tapi menurutku untuk sebuah pernikahan tidak bisa hanya mengandalkan soal cinta saja (sok bijak), atau mumpung ada yang mau, ada hal-hal yang harus di pertimbangkan karena jelas sisa hidup kita ke depan akan di jalani dengan pasangan yang kita pilih, kuq kesannya pilih-pilih ya?? bisa jadi seperti itu, memilih pasangan yang baik dan bertanggung jawab adalah penting.

      Terus yakin mau kerja terussss kayak gituu...?? coba baca quote dari Bapak Mario Teguh iniGalau tentang jodoh tidak boleh hanya ditutupi dengan  kesibukan bekerja. Tapi upaya memperluas pergaulan untuk menemukan atau di temukan oleh dia yg baik Jleebbb… Asli langusng mikir, Mr. Super sekali ini benar!! jodoh itu kita yag milih, Tuhan yang merestui... so, what would you do??? Dan aku tidak tahu.. hehe

Gini deh, aku yakin bahwa setiap makhluk yag sedang jomblo tidak akan diam saja,, dia pasti megupayaka diriya untuk segera menemukan pasangannya, dan aku percaya banget segala ikhtiar dalam hal apapun (termasuk jodoh) tidak akan terlepas dari campur tangan Tuhan, Tuhan lah yang tau kapan, dimana dan dengan siapa aku dan kalian (yang bernasib sama) akan bertemu pasangannya.

Berpositif Thinking aja mungkin Allah masih menyuruh kita untuk terus memperbaiki diri dengan niat lilahi ta’ala, atau mungkin juga jodoh yang sedang Allah siapkan itu punya value  9 sedangkan aku masih di level angka 6, jadi mblooo aku (dan kalian) harus terus meningkatkan level itu untuk sampai ke angka 9. Bisa jadi kan???? ya kan mbloo???? hehe

Katanya Janji Allah itu sudah pasti, Jodoh juga tidak akan tertukar kuq, kenapa kita tidak berkhusnudzon saja pada Allah,  terus berikhtiar, berdoa, dan melakukan kebaikan dengan niat semata-mata karena Allah, semangat kerja untuk beribadah, karena perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik.

yaa kalo sekarang  aku enjoy (pura-pura sih) dengan kehidupan yang Allah kasih saat ini, don’t stop dream dehh,, tetap lanjutkan cita-cita kalian.!! Lagi pula aku percaya bahwa hal yang baik akan datang di waktu yang baik. Klise. But that’s trueeee. Yang penting nikmatin dan manfaatin aja waktu yang qta punya dengan sebaik-baiknya. Dari pada nyesel di akhir kenapa dulu waktu single aku gak melakukan ini atau itu.
Dan mulai saat ini syukurnya di banyakin, apa yang kita inginkan ikhtiar dan doanya juga di tambah-tambah terus.

Jadi,, Gak papa nih Jomblooo??

Ya doakan aku “semoga tidak lama-lama men “jomblo”nya, yah!!! Hihihi Aamiiiiin ya robbal Alamiin”





*terkadang jomblo juga perlu bicara aneh kyak gini,,
sebab jadi jomblo gak perlu suram bangett...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar