yaudah Resolusi tahun ini dapat pacar deh,
biar gak jomblo teruss... heuheu
Okayy,, Sadar banget, usiaku saat ini menjadi sasaran
empuk bagi setiap teman,sahabat, saudara dan tetangga, untuk mengusikku dengan
pertanyaan “kapan nikah?” atau bahasa jawa nya adalah “wes ndang-ndang nduk ”, hehe
dan kalo sama teman bahasanya lebih gaul lagi nih,, “eh sama siapa sekarang?”. aduhhh
segitunya ya,, tapi Gak papalah terima aja pertanyaan2 itu... L
Beda lagi dengan orang tua yang uda ogah basa basi lagii... “jadi kapan
bawa teman
laki2nya ke
rumah???” hiks, kalian pernah
di gituin,,
seyumin aja
sembari bilang,,
sabarrr ya bapak2 ibu2... sabarrrrrrrr hahaha
Daaan momen paling mendebarkan adalah saat menghadiri pernikahan teman, momen yang satu ini pasti tidak akan terlepas dari pembahasan seputar pasangan dan pernikahan. Ketika satu persatu teman-temanku sudah menemukan pasangan hidupnya, apalah daya cuma bisa ikutan nimbrung seru sok sok an paham, yaahhhh barang kali ada pelajaran yang bisa di petik dari mereka yang sudah menikah… hehehe
tapi saya senang ending dari momok
pertanyaan-pertanyaan itu ternyata ada do’a yang terucap tulus dari mereka semua.
“semoga cepat ketemu jodohnya ya” tersenyum
haru (Amiiiiin) J
***^_^***
Baiklah, aku sedang menikmati fase dimana aku berada
di dunia kerja selepas lulus kuliyah, merasakan yang namanya
nerima gaji,hunting makanan pakek uang sendiri, beli baju pkek uang sendiri,
beliin makanan orang rumah pakek uang sendiri, di kejar deadline di kantor, akhir
bulan bisa sampai pulang telat, biar lelah dan kadang bikin muram durja tapi
itu seru, seru banget. Meskipun seperti itu tidak menutup diri dalam ikhtiar
soal “Jodoh”. Apa aku tidak pernah
pacaran?? oooh sangat pernah, terus kenapa sekarang tidak pacaran? kuq bisa ya
jomblo terus-terusan?? lahh...memangnya kenapa?? Jomblo kan bukan penyakit, jomblo bukan virus yang
berbahaya, dan jomblo juga bukan
sejenis Sianida (wkwkwkwk alibi)
Tapi menurutku untuk sebuah pernikahan tidak
bisa hanya mengandalkan soal cinta saja
(sok bijak), atau mumpung ada yang mau, ada hal-hal yang
harus di pertimbangkan karena jelas sisa hidup kita ke depan akan di jalani
dengan pasangan yang kita pilih, kuq kesannya pilih-pilih ya?? bisa jadi seperti
itu, memilih pasangan yang baik dan bertanggung jawab adalah penting.
Terus yakin mau kerja
terussss kayak gituu...??
coba baca quote dari Bapak Mario
Teguh ini “Galau tentang jodoh tidak boleh hanya ditutupi dengan kesibukan bekerja. Tapi
upaya memperluas pergaulan untuk menemukan atau di temukan oleh
dia yg baik” Jleebbb… Asli langusng
mikir, Mr. Super sekali ini benar!! jodoh itu kita yag
milih, Tuhan
yang
merestui... so, what would you do??? Dan aku tidak
tahu.. hehe
Gini deh, aku yakin
bahwa setiap makhluk yag sedang jomblo tidak akan diam saja,, dia pasti megupayaka diriya untuk segera menemukan pasangannya, dan aku percaya banget
segala ikhtiar dalam hal apapun (termasuk jodoh) tidak akan terlepas dari
campur tangan Tuhan, Tuhan lah yang tau kapan, dimana dan dengan siapa aku dan
kalian (yang bernasib sama) akan bertemu pasangannya.
Berpositif Thinking
aja mungkin Allah masih menyuruh kita untuk terus
memperbaiki diri dengan niat lilahi ta’ala, atau mungkin juga jodoh yang sedang Allah siapkan itu punya value 9 sedangkan aku masih di level angka 6, jadi mblooo aku (dan kalian)
harus terus meningkatkan level itu untuk sampai ke angka 9. Bisa jadi kan???? ya kan mbloo???? hehe
Katanya Janji Allah itu sudah pasti, Jodoh
juga tidak akan tertukar kuq, kenapa kita tidak berkhusnudzon saja pada
Allah, terus berikhtiar, berdoa, dan
melakukan kebaikan dengan niat semata-mata
karena Allah, semangat kerja untuk beribadah, karena perempuan yang baik untuk
laki-laki yang baik.
yaa kalo sekarang aku enjoy (pura-pura sih) dengan
kehidupan yang Allah kasih saat ini,
don’t stop dream dehh,, tetap lanjutkan cita-cita kalian.!! Lagi pula aku percaya bahwa hal yang baik akan
datang di waktu yang baik. Klise. But that’s trueeee. Yang penting nikmatin dan
manfaatin aja waktu yang qta punya dengan sebaik-baiknya. Dari pada nyesel di
akhir kenapa dulu waktu single aku gak melakukan ini atau itu.
Dan mulai saat ini syukurnya di banyakin, apa yang kita inginkan ikhtiar dan doanya juga di tambah-tambah terus.
Dan mulai saat ini syukurnya di banyakin, apa yang kita inginkan ikhtiar dan doanya juga di tambah-tambah terus.
Jadi,, Gak papa nih Jomblooo??
Ya
doakan aku “semoga tidak lama-lama men “jomblo”nya, yah!!! Hihihi Aamiiiiin ya
robbal Alamiin”
*terkadang jomblo juga perlu bicara aneh kyak gini,,
sebab jadi jomblo gak perlu suram bangett...
*terkadang jomblo juga perlu bicara aneh kyak gini,,
sebab jadi jomblo gak perlu suram bangett...






